Kendala Teknis Zoom Akibatkan PBAK FEBI Molor
BERITA

Kendala Teknis Zoom Akibatkan PBAK FEBI Molor

Kamis (24/9) Kendala teknis yang terjadi saat Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya ternyata tidak hanya terjadi pada hari pertama saja. Hari ini di hari kedua pun PBAK online juga mengalami beberapa kendala teknis seperti yang dialami oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSA. Zoom room beberapa kali sempat mengalami lumpuh total akibat terkendala koneksi internet.

Saat dikonfirmasi, Muhammad Holili selaku ketua Senat Mahasiswa (SEMA) menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena jaringan atau koneksi internet yang lemah. Beberapa cohost tiba-tiba sempat keluar dari Zoom room sehingga mengakibatkan lumpuh total, namun host atau co-ost utama tidak keluar sehingga sebagian mahasiswa masih bisa mengikuti Zoom room.

Kendala jaringan ini juga mengakibatkan siaran live streaming di Youtube tidak bisa dilakukan dari awal sampai akhir. Saat kru LPM Solidaritas mengkonfirmasi di channel youtube FEBI UINSA, banyak video yang suara dan gambarnya hilang. Beberapa video penayangan kegiatan PBAK di FEBI tidak lengkap dan hanya menampilkan sebagian kegiatan saja.

Fasilitas WiFi di FEBI yang dirasa cukup memenuhi kebutuhan internet untuk PBAK ternyata tidak memenuhi kebutuhan internet dari Panitia. Hal itulah yang menjadi kendala utama di kegiatan PBAK online FEBI. Holili juga menambahkan bahwa saat persiapan PBAK dirinya tidak terpikir jika akan ada kendala jaringan seperti yang terjadi hari ini.  “Saya rasa kemarin di Fakultas Ekonomi itu ada WiFi fakultas dan dirasa cukup tapi ternyata tidak bisa mengakomodir kebutuhan signal internet teman-teman (panitia).” ujar Holili saat diwawancarai kru LPM Solidaritas melalui Whatsapp

Acara yang dijadwalkan berjalan dengan lancar sesuai rundown acara namun waktu pelaksanaan menjadi molor dari jadwal. Yang seharusnya selesai pada pukul 15.00 WIB justru selesai pada pukul 15.30 WIB.

Banyak mahasiswa yang mengeluhkan hal ini, salah satunya Devyta Putri mahasiswi program study (PRODI) Akuntansi yang mengaku kecewa karena molornya waktu PBAK. Devyta berharap agar ke depannya durasi kegiatan PBAK bisa dipercepat sehingga tidak molor lagi dan berjalan sesuai jadwal.

Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi panitia PBAK FEBI. Maka dari itu untuk mengantisipasi terjadinya kendala koneksi internet lagi, panitia berencana untuk memindahkan sebagian operator FEBI ke Laboratorium Integritas UINSA. Hal itu diharapkan mampu mengurangi kendala yang PBAK pada hari terakhir besok.

Holili berharap agar kegiatan besok bisa berjalan dengan lancar dan lebih baik dari hari ini. Dirinya yakin bahwa panitia lebih siap untuk melakukan PBAK karena telah melakukan evaluasi terhadap kendala yang dialami kemarin dan hari ini, serta berpengalaman di hari kedua. (put)

Post Comment