PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi : Kurangnya Pengalaman Peserta Dalam Pembelajaran Daring
BERITA

PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi : Kurangnya Pengalaman Peserta Dalam Pembelajaran Daring

Surabaya – Jum’at (25/09), sekitar 500 mahasiswa baru (Maba) Fakultas Dakwah dan Komunikasi menjalani hari terakhir kegiatan PBAK 2020 UIN Sunan Ampel Surabaya. Meskipun masih dilakukan secara daring menggunakan platform Streaming Youtube dan Zoom Cloud Meeting.

Ahmad Fauzi, selaku tim tatanan normal baru kelompok kerja pembelajaran daring menyampaikan salah satu materi yaitu pengenalan pembelajaran daring menggunakan platform google classroom. Namun hasil survei langsung yang dilakukan oleh pihaknya menunjukkan bahwa para peserta masih memiliki keterbatasan pengetahuan dalam isi dari materi kali ini.

“Hampir 56% itu mereka belum pernah melakukan pembelajaran secara daring,” Jelasnya saat di wawancara via telepon. Ada pula tambahan mengenai solusi dari masalah ini, yaitu dengan melakukan penguatan dari sosialisasi dan uji coba. Pihaknya juga optimis bahwa para peserta dapat memahami mengenai pembelajaran daring sebelum waktu mulai perkuliahan yang tinggal sebentar lagi. “Itu kan semua bisa dipelajari, apalagi generasi milenial juga cepat dalam belajar. Saya optimis waktunya cukup,” tambahnya.

Dari peserta PBAK mengatakan kalau belum pernah dan baru kali pertama menggunakan aplikasi google classroom. Kholili Salah satu peserta PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengatakan. “Belom pernah mas, terakhir SMK pakek Edmodo aja mas,” terangnya saat diwawancarai oleh Tim Solidaritas. Tidak hanya Kholili saja, masih banyak peserta lain yang belum faham dan baru pertama kali menggunakan aplikasi ini.

“Pembelajaran daring ini kan penting banget ya untuk kita, khususnya para Maba yang belum pernah melakukan pembelajaran daring. Karena penyampaian materi tadi juga secara online, jadi sebagian dari Maba masih ada yang bingung. Tapi alhamdulillah tadi sudah di-share video tutorial tentang bagaimana cara mengelola aplikasi yang berkaitan dengan sistem pembelajaran daring,” Ujar Maba Program studi Bimbingan Konseling Islam tersebut. (Fqn/Udn/Wf)

 

 

           

           

           

           

 

Post Comment