[PUISI] KETIDAKTENGAHAN
SASTRA

[PUISI] KETIDAKTENGAHAN

Sudahlah
Jangan menafikan lagi
Realitas dewasa ini
Bahwa plutokrat semakin gemuk di negeri ini

Hey bung!
Camkan baik-baik
Kami tidak buta pun tuli

Kritik
Dianggap oposisi

Mengapresiasi
Dianggap tidak berasio kritis
Pemikiran biner disuapi
Sejak meneguk asi

Populisme menjadi ajang gengsi
Kerap dibingkai sana-sini
Dibalik tembok runtuh
Pertiwi pun sendu
Memakan lauk palsu.

Tanjung Morawa, 20 April 2020

Oleh : Aditya Yudistira
Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

Sumber gambar : sothebys.com

Post Comment