Sebanyak Tiga Ton Sampah Terkumpul Saat Aksi Demonstrasi
BERITA

Sebanyak Tiga Ton Sampah Terkumpul Saat Aksi Demonstrasi

mediasolidaritas.com – Ribuan demonstran memadati area DPRD Jatim (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Jawa Timur (26/09). Mereka menuntut tentang adanya pengesahan RUU (Rancangan Undang-Undang) dan RKUHP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Mereka menggungat pasal-pasal yang dinilai kontroversi.

Para demonstran ini tak hanya berasal dari kalangan Mahasiswa Surabaya saja. Mahasiswa dari Malang seperti UM (Universitas Negeri Malang), UB (Universitas Brawijaya), Polinema (Polliteknik Negeri Malang) juga ikut dalam aksi. Tak hanya Mahasiswa. Sebanyak 103 elemen ikut demonstrasi. Di antaranya, KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh, LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Surabaya, PPMI (Persatuan Pers Mahasiswa Indonesia) Dewan Kota Surabaya, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dari seluruh Universitas di Surabaya.

Belasan ribu peserta demonstran tidak menutup kemungkinan terjadinya penumpukan sampah. Hal itu disebabkan banyaknya orang-orang yang membuka lapak dagang, seperti air mineral, makanan gorengan, bakso dan sebagainya. Sehingga menyebabkan sampah yang berserakan di jalan raya maupun di bahu jalan.

Hal ini yang membuat Fajri tergerak untuk memungut sampah dari demonstran. Ia mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan dengan kantong plastic, polybag, dan karung.

“Saya sangat suka lingkungan yang bersih. Kemudian juga saya sangat suka Kota Surabaya yang sudah sangat bersih berkat Bu Risma,” ungkap lelaki berkacamata tersebut.

Menurutnya, Surabaya sudah seperti rumahnya sendiri. Sehingga kebersihan adalah hal utama baginya.

“Walau saya hanya Mahasiswa rantau, tapi Kota Surabaya sudah menjadi Rumah kedua saya. Dan rasanya, Rumah saya kotor atau dikotori saya tidak mau tinggal diam,” ujar mahasiswa UINSA tersebut.

Tak hanya dari Mahasiswa, berbagai komunitas juga ikut andil menjadi relawan sampah. Diantaranya, KMS (Komunitas Muda-Mudi Suarabaya) dan  World Clean Up Day (WCUD). Mereka juga bekerja sama dengan beberapa Mahasiswa Universitas Airlangga. Seluruh relawan sampah baik dari komunitas maupun Mahasiswa Univeritasitas Airlangga berjumlah sekitar seratus orang.

“Kita ngambilin sampah sambil juga mengingatkan pada para teman-teman demonstran agar sampahnya tidak dibuang sembarangan. Kalau enggak nemu tempat sampah, sampahnya dibawa pulang. Agar aksi kita berjalan lancar dan Surabaya tetap bersih”, Jelas Nara, selaku Kordinator Lapangan Komunitas Muda-Mudi Surabaya.

Para komunitas tersebut memungut sampah dengan berkeliling mulai dari daerah DPRD Jatim hingga Tugu Pahlawan. Dalam dua kali putaran, komunitas tersebut mendapatkan sebanyak tiga ton sampah. Seluruh sampah dikumpulkan dibeberapa titik.

“Kita sudah putar dua kali ada sekitar tiga ton sampah plastik dan itu kita tinggalkan di sana supaya nanti biar diambil sama teman-teman pemulung atau petugas sampah.” pungkasnya (Izz/Ay)

Post Comment