Tahun Ajaran Baru, FISIP UINSA Alami Kendala Proses KRS
BERITA

Tahun Ajaran Baru, FISIP UINSA Alami Kendala Proses KRS

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) belum menemukan titik terang terkait pemprograman Kartu Rencana Studi  (KRS), pasalnya sampai hari ini mahasiswa FISIP belum bisa melakukan pemilihan jadwal mata kuliah semester ganjil mendatang. Uniknya masalah tersebut hanya berlaku bagi mahasiswa semester tiga.

Akh. Muzakki selaku Dekan FISIP UINSA sudah melakukan kordinasi terhadap pihak rektorat namun belum ada titik terang dari keduanya. “Berkali-kali dilakukan, rapat terakhir jumat kemarin Wadek 1 juga mentok di Universitas.” ungkapnya melalui via WhatsApp, “Sejak tadi pagi sedang diupayakan diselesaikan oleh Fakultas,” lanjutnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa tertundanya proses KRS bagi mahasiswa tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan). “Kalau dengan PBAK, tidak ada. karena tidak ada kaitannya dengan semester 3.” Pungkasnya.

Muzakki menuturkan bahwa Wadek 1 FISIP mengklaim masalah yang terjadi pada proses KRS oleh mahasiswa karena ada peralihan siakad menjadi sinau.uinsby.ac.id. “Gara-gara migrasi dari siakad ke sinau.uinsby.ac.id menyebabkan proses KRS-an bermasalah. kemarin Kabag Akademik menyampaikan saat rapat buku panduan, dia menyampaikan sebelum tanggal 28 september atau awal kuliah sudah beres.” Ungkap Abd.Chalik selaku Wadek 1 FISIP pada Muzakki.

Disamping itu juga, mahasiswa FISIP UINSA merasa khawatir dengan masalah tersebut, pasalnya perkuliahan akan aktif tanggal 28 September 2020. Tim Solidaritas mewawancarai salah satu mahasiswa FISIP yang mengaku kebingungannya terkait menetukan mata kuliah yang tepat. “Aku khawatir terus, kan udah deket mau masuk masak belum KRS-an.” Tulis Wafiq selaku Mahasiswa semester 3.

Iva Yulianti Umdatul Izzah selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Sosiologi FISIP UINSA meyakini bahwa nantiny mahasiswa akan terbiasa dan tidak akan mengalami kesulitan. “Awal mungkin iya (terasa sulit –red), tapi lama-lama insyaAllah tidak.”

Sampai berita ini ditulis, belum ada informasi lanjut terkait masalah KRS bagi mahasiswa FISIP UINSA. (yon)

Post Comment