Wujud menghargai Pahlawan, Mahasiswa KPI Gelar Donor Darah dan Konser Amal
BERITA

Wujud menghargai Pahlawan, Mahasiswa KPI Gelar Donor Darah dan Konser Amal

mediasolidaritas.com – Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar acara donor darah dan konser amal dengan tema “With KPI: You Give, We Take, They Live” yang dilaksanakan di depan Gedung B Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Kamis (21 November 2019) lalu.

Acara ini digelar sebagai salah satu syarat wajib yang harus ditempuh mahasiswa KPI semester 5 UINSA sebagai wadah praktik dari teori seputar mata kuliah Manajemen Event yang diampu oleh Syarif Toyib, dosen sekaligus ketua Yayasan Al Madina, Kids Enterpreneur.

Selain sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Manajemen Event, acara ini digelar masih dalam rangka perayaan Hari Pahlawan dan rasa ingin menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur. “Darah yang didonorkan para partisipan semoga dapat membantu sesama,” tutur Siti Nur Lina, salah satu panitia acara.

Acara yang digelar oleh para mahasiswa KPI semester 5 ini mendapat respon positif dari Abdul Syakur, selaku Kaprodi KPI, “Saya salut dengan panitia yang sudah mengadakan acara ini, akan lebih baik jika kegiatan seperti ini sering dilakukan. Karena selain akan mendapat pengetahuan baru dan teori, mahasiswa juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya saat sambutan.

Dalam acara donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Mojokerto ini berhasil mengantongi 29 kantong darah partisipan. “Alhamdulillah, sekitar 100 partisipan yang minat mendonor dan yang diterima pihak PMI sebanyak itu (29 kantong),” tutur Zulfa Lutfiatus Z, selaku wakil ketua panitia acara.

Selain donor darah, acara ini juga dimeriahkan dengan konser amal yang berupa penampilan live music band dari luar dan dalam kampus diantaranya ialah Samarata Band, Red Band, dan Kirana’s N Friend’s, serta stand up comedy, dan teatrikal monolog yang dipersembahkan khusus dari internal panitia.

Penampilan ini juga berhasil menyita perhatian civitas akademika yang sedang lalu lalang di depan area Gedung B FDK. Sebagian dari mereka juga menyelipkan uang ke dalam kardus konser amal yang tersedia di sekitar lokasi.

“Ya,  rencananya uang hasil konser amal ini akan dipersembahkan untuk para keluarga Veteran yang ada di Surabaya.” terangnya.

Walau berhasil menarik banyak partisipan, acara ini juga sempat dihadapkan dengan kendala pemadaman listrik dari PLN ULP Rungkut, UP3 Surabaya Selatan. Menurut Nurul, selaku koodinator lapangan acara mengatakan bahwa pemadaman listrik ini cukup mengganggu kelancaran jalannya acara.

Panitia berencana melakukan pemindahan lokasi di area kampus yang dialiri genset, namun pihak PMI menolak dengan beberapa pertimbangan di antaranya memakan banyak waktu untuk pemindahan lokasi dan darah yang sudah masuk dikhawatirkan akan rusak mengingat lokasi PMI yang berada di Mojokerto.

“Sebenernya sangat disayangkan, masih banyak partisipan yang ingin mendonor tapi kami terpaksa menghentikannya,” sesal Nurul saat diwawancarai. (ism)

Post Comment