Antusiasme Mahasiswa di Hari Pertama PBAK Online UIN Sunan Ampel  Tahun 2021
BERITA

Antusiasme Mahasiswa di Hari Pertama PBAK Online UIN Sunan Ampel Tahun 2021

 

          Surabaya – Kamis (02/09), pada hari ini Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) kembali mengadakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara daring untuk kedua kalinya. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan para mahasiswa baru dapat lebih mengenal kampusnya. Namun, di tengah pandemi seperti ini pelaksanaan kegiatan PBAK tahun 2021 ini dilaksanakan secara daring demi keamanan seluruh civitas akademika UINSA. Dengan jumlah peserta mencapai 4000 lebih, akan beresiko terjadinya penyebaran virus covid-19 jika kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring.

Dibalik kegiatan PBAK yang berlangsung pada dini hari. Terdapat beberapa mahasiswa baru berbahagia atas diterimanya di UIN Sunan Ampel Surabaya, salah satunya Rifqi Ufuqul mahasiswa baru prodi Pendidikan Bahasa Inggris, “Perasaan saya saat tahu saya diterima di UINSA sangat senang sekali, saya sangat bahagia dan langsung mengumumkan berita tersebut ke orang tua, guru-guru, teman-teman, dan orang terdekat saya,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan PBAK pada hari ini, walaupun pelaksanaannya masih ada kekurangan seperti koneksi sering putus atau suara dari akun zoom panitia tidak terdengar jelas. Menurut Rifqi Ufuqul, kegiatan PBAK ini terbilang menyenangkan. “Menurut saya PBAK online ini lumayan seru, kenapa kok lumayan? Itu karena di daerah saya sinyalnya agak susah, dan serunya yaitu pengisi materinya enak dan bisa dipahami serta jelas. Enak banget lah pokoknya, apalagi UKM nya hebat-hebat,” jelas Rifqi.

Lalu, adapun teknis pelaksanaan PBAK tahun 2021 ini ada beberapa perbedaan dibanding PBAK pada tahun lalu. Pertama, pada PBAK 2020 dulu, pelaksanaannya dilakukan dengan mengumpulkan 4000 lebih peserta dalam satu peladen atau ruang zoom yang dimana menyebabkan kerusuhan dan juga ketidakteraturan. Namun pada PBAK 2021 ini, panitia telah merubah pelaksanaannya dengan membagi para peserta sesuai dengan fakultas mereka masing-masing. Tentunya ini adalah hasil dari kerja keras para panitia di hari-hari sebelum pelaksanaan PBAK 2021 ini, dan juga sudah belajar dari kesalahan-kesalahan yang terjadi pada PBAK yang lalu.

“Menurut saya sebagai panitia, waktu yang dibutuhkan untuk persiapan PBAK sebenarnya sudah lumayan jauh-jauh hari sebelumnya, namun adanya ketidakjelasan dan simpang siurnya informasi terkait membuat semuanya runyam. Bisa dibilang tata manajemen waktu serta struktur kepanitiaannya terkesan berbelit dan kurang maksimal dalam semuanya,” Ujar salah satu panitia yang tidak berkenan disebutkan namanya. “Tetapi sebagai panitia kita juga mau tidak mau harus mempersiapkan yang terbaik guna keberlangsungan acara ini tetap berjalan dengan baik,” tambahnya. (Aul, Ros, Raff, Nur)

Post Comment