Di balik Jeruji Besi
SASTRA

Di balik Jeruji Besi

Di balik jeruji besi
Ia membisu
Matanya merah menyalang
Entah sudah berapa tetes air mata yang dikeluarkannya
Raut wajahnya pucat pasi
Tubuh ringkihnya sedikit bergetar
menahan lara yang menerjang
Meyimpan seberkas peperangan lampau.

Di balik bilik tua
Pria itu bergumam dalam gelap
Seakan waktu menunggu hembusan napas terakhirnya terhenti dalam senyap.

Di balik  ruang hampa
Tubuh pria itu terbujur kaku
Diatas tikar lusuh, kematian datang merenggut
Menyisakkan duka dan deru perjuangan.

 

Jakarta, 13 Februari 2021

Oleh: Widha Auranisha
Anggota Calon Maganger LPM Solidaritas 2020

Post Comment