Kebosanan Mulai Melanda Mahasiswa Baru FEBI, dalam Mengikuti PBAK Online 2021
BERITA

Kebosanan Mulai Melanda Mahasiswa Baru FEBI, dalam Mengikuti PBAK Online 2021

 

Jum’at (3/9), pelaksanaan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) masih berlangsung hingga hari ini, sekaligus hari terakhir diadakannya PBAK Online 2021. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 600 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

 

Dari kedua hari yang telah dilewati, kemarin dan hari ini, banyak dari peserta yang menyampaikan keluhannya melalui kuesioner, yang telah kami sebar sebelumnya. Ada beberapa dari mereka, yang menuliskan bahwa, kegiatan ini sedikit membosankan karena kurangnya dialog interaktif antara peserta dan pemateri.

“Ada pemateri saat menerangkan tidak berinteraksi kepada mahasiswa dan mahasiswinya,” tulis Nur Rosyiidin, selaku mahasiwa baru prodi Manajemen Zakat dan Waqaf, yang ikut mengisi kuisioner yang kami berikan.

Tak hanya itu, keterlambatan waktu dan durasi PBAK yang terlalu lama, juga menjadi faktor pendukung rasa cepat bosan mahasiswa baru. “Durasi terlalu lama dan juga sering tidak tepat waktu, jam tidak sesuai dari jadwal yang dibagikan,” tulis Sifa Fauziah, selaku mahasiswa baru prodi Akuntansi, dalam kuesioner.

 

Meskipun begitu, sebagian besar dari mereka, merasa antusias dalam mengikuti serangkaian acara PBAK, yang telah diadakan selama dua hari ini. “Merasa antusias dan bercampur dengan deg-degan,” tulis Nandha Nur Jagadhitawati, selaku mahasiswa baru prodi Akuntansi, yang mengisi kuisioner tersebut.

 

Pendapat yang serupa juga ditulis oleh salah satu mahasiswa baru. “Senang dan antusias karena pengalaman sekali seumur hidup” tulis Sayyida Amalina, selaku mahasiswa baru prodi Ekonomi Syariah, yang menuliskan jawabannya dalam kuesioner.

 

Panitia juga tetap mengusahakan yang terbaik, untuk menghidupkan suasana menjadi seinteraktif mungkin. Dan berharap para mahasiswa baru, bisa semangat dalam mengikuti acara PBAK pada tahun ini. Seperti yang telah dituturkan oleh Wynona Candra, selaku salah satu panitia dalam acara PBAK FEBI tahun 2021, “Iyaa peran panitia khususnya MC dan protokoler sangat berpengaruh, jadi mungkin untuk meningkatkan antusias temen-temen, MC atau protokoler memancing dengan mengajak untuk bermain game sehingga dari peserta banyak yang berpartisipasi, dan mungkin tadi juga sempat terjadi kecanggungan karena ada beberapa kendala yang disebabkan gangguan jaringan. Nah di situasi seperti itu, panitia, khususnya protokoler langsung mengambil sikap mencairkan suasana dengan mengajak teman-teman mahasiswa baru untuk menyuarakan jargon tiga kaki.”

 

“Kalau untuk di PBAK hari kedua, Alhamdulillah interaksi antara panitia maupun pesertanya ini masih terjalin, sama seperi di PBAK yang hari pertama. Bedanya, kalau di hari pertama itu, kami kan masih cuma pantau lewat chat, baik grup aja, grup yang memang kami sediakan, selaku panitia PBAK Fakultas. Cuma, untuk memantau mengenai tugas, kehadiran, absensi, dan lain-lain sebagainya, seperti itu aja. Tapi kalau di hari ini, Alhamdulillah interaksinya berjalan lebih masif, soalnya kita juga dari awal sebelum memulai kegiatan, itu ada kayak pakek ice breaking, terus juga ada kayak games, terus juga pakai yel-yel yang kami, memang PBAK FEBI 2021 disiapkan. Nah, itu juga salah satu kunci, kenapa kok sekarang di PBAK, yang sekarang itu bisa lebih meriah, bisa lebih ada waktu untuk panitia dan peserta ini buat berinteraksi,” jelas Julianinggar Lusiana, selaku Koordinator Acara PBAK FEBI 2021.

(Nis/Cha/Han/Sen/Ray)

Post Comment