KKN 2024 Jadi KKN UINSA Pertama yang Dijamin Asuransi Kecelakaan Diri
BERITA

KKN 2024 Jadi KKN UINSA Pertama yang Dijamin Asuransi Kecelakaan Diri

MediaSolidaritas.com – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tahun 2024 menjadi KKN pertama dalam sejarah UINSA yang dicover oleh asuransi kecelakaan diri.

Hal ini disosialisasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UINSA selaku tim penyelenggara KKN dalam agenda Doa Bersama dan Pelepasan KKN 2024 pada Senin (10/06) yang berlangsung di Gedung KH Syaifuddin Zuhri (Sport Center) Kampus UINSA A. Yani Surabaya.

Ketua LPPM UINSA Syaeful Bahar menjelaskan dalam sambutannya bahwa kecemasan muncul dari pengalaman KKN sebelumnya yang kerap dihadapkan musibah kecelakaan.

“Maka dari itu, ikhtiar kami tidak berhenti pada doa saja. KKN kali ini tercover dengan asuransi kecelakaan diri dari Sinar Mas, sebagai upaya menjaga diri dan tertib selama KKN berlangsung,” tambahnya.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tersebut menyampaikan bahwa ini menjadi KKN pertama yang tercover asuransi dan langkah ini diambil atas saran dari Rektor UINSA Akhmad Muzakki disertai dukungan dari Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Wiwik Setiyani.

Dalam sambutan lain yang disampaikan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Abdul Muhid, produk asuransi kecelakaan diri dari Sinar Mas ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada mahasiswa selama menjalani KKN.

“Perlu digarisbawahi di sini yang penting karena kecelakaan, bukan karena sakit bawaan,” tegasnya.

Sosialisasi lanjutan juga disampaikan oleh Khrisna selaku perwakilan dari PT Asuransi Sinar Mas Surabaya. Ia menjelaskan jenis kecacatan yang ditanggung dalam produk asuransi, pengecualian polis, hingga prosedur klaim asuransi.

“Jenis kecacatan kan ada tiga. Cacat tetap total seperti kebutaan, kelumpuhan, dan kehilangan daya ingat akan mendapat santunan 100% dari nilai jaminan. Apabila cacat tetap sebagian seperti buta sebelah mata, tuli, bisu, impotensi besar santunannya beragam sesuai persentase tertentu. Begitupun pada cacat sementara,” terang Khrisna.

Dalam prosedur pengklaiman asuransi, tertanggung harus melaporkan kecelakaan sesegera mungkin ke penanggungjawab KKN yang berwenang di tiap daerahnya. Lalu, tertanggung akan diminta identitas berupa fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) jika mengendarai kendaraan.

Untuk pengobatan akibat kecelakaan juga wajib menyertakan bukti-bukti asli tanda pengeluaran untuk biaya pengobatan, resume medis, dan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.

“Sebagai mahasiswa yang akan melakukan KKN di desa rawan begal, adanya asuransi ini tentunya sangat membantu dan bisa dikatakan sebagai bentuk tanggung jawab jaminan keselamatan dari kampus untuk mahasiswanya,” ujar Mayang Nuraini, salah satu peserta KKN UINSA 2024.

Mahasiswi prodi Ilmu Komunikasi tersebut juga menambahkan bahwa adanya asuransi bukan berarti menginginkan hal buruk terjadi, tapi sebagai antisipasi dan memang sangat dibutuhkan sebagai jaminan keselamatan selama KKN berlangsung.

Adapun KKN 2024 ini diikuti oleh 4.203 mahasiswa dengan didampingi oleh 160 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Para mahasiswa akan ditempatkan di empat daerah, yaitu Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Banyuwangi, dan Surabaya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang melakukan pelepasan di hari pemberangkatan, kali ini pelepasan dijadikan sebagai agenda awal sebelum dilaksanakannya pembekalan.

“Biasanya memang pelepasan terus langsung berangkat ke lokasi. Tahun ini kami bedakan. Pelepasan sebelum memulai pembekalan ini dirangkai dengan doa karena banyak melibatkan mahasiswa dan dosen pembimbing,” papar Syaeful Bahar.

Meskipun begitu, mahasiswa tetap akan diberangkatkan pada tanggal 19 Juni 2024 untuk peserta KKN Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo, serta tanggal 20 untuk peserta KKN Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Banyuwangi.

“Meskipun telah menjalin kerjasama dengan Asuransi Sinar Mas, kami tetap mengimbau agar peserta KKN selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya,” ucap Abdul Muhid.

 

Reporter: Tanaya Az Zhara

Post Comment