Menjelang Waktu Heregistrasi, Perubahan Kebijakan masih dalam Persiapan
BERITA

Menjelang Waktu Heregistrasi, Perubahan Kebijakan masih dalam Persiapan

Surabaya – Selasa(19/01), Sebagaimana yang terlampir pada Kelender Akademik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya(UINSA) Tahun Akademik 2020/2021, bahwa kegiatan heregistrasi untuk semester genap dimulai sejak tanggal 15-26 Februari 2021 mendatang. Pada tanggal yang telah ditentukan setiap mahasiswa diwajibkan membayar Uang Kuliah Tunggal(UKT) untuk melanjutkan program studi semester berikutnya. Semester lalu terdapat kebijakan penurunan UKT pada Revisi Petunjuk Teknis Permohonan Mendapatkan Keringanan UKT Semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021 Nomor B-1550, yakni bertepatan dengan Indonesia yang terdampak pandemi covid-19.

Mahasiswa berharap adanya kebijakan baru terkait penentuan jumlah UKT. Salah satunya adalah Nur Afifah mahasiswa Program Studi(PRODI) Psikologi, pihaknya menyebutkan bahwa teman-temannya merasa resah ketika akan tiba masa pembayaran UKT.Teman-teman saya banyak yang ngeluh dan mengharap adanya penurunan UKT untuk tahun depan, karena perkuliahan juga kemugkinan masih tetap online,ungkap Nur Afifah saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

Terdapat kemungkinan adanya pemotongan UKT lagi untuk semester genap mendatang. “Akan ada kebijakan pemotongan UKT yang sama dengan semester yang lalu”, tutur Masdar Hilmy selaku rektor UINSA saat diwawancarai oleh pawarta LPM Solidaritas melalui sambungan seluler. Meskipun kebijakan tersebut dijanjikan akan ada, namun untuk lebih pastinya pihak UINSA masih belum menentukan kejelasan rinci dari kebijakan tersebut. “Ini masih digodog dulu mbak, sesuai dengan prinsipnya pasti akan kami potong UKT tersebut dan jumlah pembayaranya akan kami informasikan, tunggu saja ya!”, kata Masdar.

Keterangan serupa disampaikan oleh Wakil Rektor II UINSA, Abu Azam Al Hadi terkait penurunan UKT. Abu Azam menyatakan bahwa Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang penurunan UKT masih dalam tahap revisi. “Revisi KMA tentang penurunan UKT belum selesai, kalau sudah akan kami buatkan skemanya,” Pungkas Azam saat dikonfirmasi. Berdasarkan dari keterangan tersebut, keputusan rektor mengenai penurunan UKT masih menunggu hasil revisi KMA.

Surat Keputusan(SK) ang menjadi keputusan sah diharapkan segera disebarluaskan kepublik dalam bulan ini. “Semoga dalam bulan-bulan ini keputusan itu sudah rilis”, imbuh Masdar Hilmy saat ditanyai mengenai penyebaran SK Rektor. Namun, keputusan mengenai adanya pengunduran pembayaran UKT masih belum diputuskan oleh pihak UINSA. “Belum tahu mbak”, pungkas Masdar Hilmy ketika dimintai keterangan mengenai pengunduran pembayaran UKT. (tar/mit)

 

Post Comment