Resmi Terpilih, Presiden Mahasiswa UINSA 2024 Siap Bawa Perubahan
Presiden Mahasiswa Teripilih UINSA 2024 Moch. Alfin Thomas (kanan) bersama Wakil Presiden Mahasiswa Terpilih Mohammad Hafizd (kiri).
BERITA

Resmi Terpilih, Presiden Mahasiswa UINSA 2024 Siap Bawa Perubahan

MediaSolidaritas.com – Resmi diumumkan pada (14/5), Presiden Mahasiswa (Presma) 2024 terpilih janjikan adanya perubahan positif bagi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Diketahui bahwa proses pemilihan Presiden Mahasiswa UINSA 2024 telah dilangsungkan sejak (30/4). Sejumlah calon kandidat telah mendaftarkan diri dan siap bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan tertinggi di Organisasi Mahasiswa tersebut.

Menurut Avis, Ketua Komite Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (Kopurwa) UINSA, proses pemilihan Presma tahun ini berlangsung ketat dan transparan.

“Awalnya kami membuka pendaftaran Calon Presma dengan beberapa persyaratan yang tertera di Instagram Kopurwa,” jelas Avis.

Seluruh pendaftar melewati proses verifikasi data sebelum akhirnya ditetapkan sebagai bakal calon dan menempati nomor urut yang ditentukan. Masa kampanye yang panjang selama empat hari berturut-turut diharapkan dapat membantu para calon Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) untuk memperkenalkan diri kepada seluruh mahasiswa UINSA.

Tidak hanya itu, Kopurwa juga menggelar debat kandidat pada hari Jumat (10/5) yang bertempat di Gedung Student Central UINSA. Debat tersebut diadakan untuk menjawab pertanyaan mahasiswa tentang kelayakan para calon.

Puncak pemilihan dan perhitungan suara diadakan di Gedung Rektorat lama UINSA (13/5). Penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan dihadiri oleh perwakilan dari Senat Mahasiswa (SEMA) UINSA serta perwakilan dari setiap partai mahasiswa.

“Kami dari Kopurwa berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilihan Presma yang adil, transparan, dan akuntabel,” tegas Avis.

Moch Alfin Thomas, selaku Presma UINSA terpilih 2024 mengatakan bahwa dirinya siap membawa perubahan positif bagi Organisasi Mahasiswa UINSA. Dalam sesi wawancaranya, Thomas memaparkan visi dan misinya yakni “Progresif, Adaptif, dan Resolutif”.

Lima misi utama Thomas adalah:

  • Membangun Pengelolaan Sistem Internal DEMA dengan Kompeten, Solid, Profesional, yang Berasaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi
  • Meningkatkan Produktivitas dan Tanggung Jawab Organisasi Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Memaksimalkan Aspirasi yang Responsif pada mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Meningkatkan Kompetensi Kolaboratif Mahasiswa dengan Pemerataan Program
  • Revitalisasi Komunikasi yang Efektif dan Solutif antar Organisasi Mahasiswa Tingkat Universitas dan Fakultas

Thomas mengatakan bahwa ia akan memprioritaskan penguatan internal Dema U dan Ormawa UINSA dengan membangun komunikasi yang baik dan memastikan semua informasi serta aktivitas terjamah oleh seluruh mahasiswa.

“Cara terbaik yang dapat dilakukan nantinya akan ada pertemuan rutinan dengan pengurus Ormawa,” ungkap pemuda asal Probolinggo itu.

Ia juga berencana mempertahankan dan mengembangkan kegiatan pengasah skill, daya pikir, dan kemampuan analisis melalui inovasi program dan event.

Kegiatan “Mahasiswa Bertanya Rektor Menjawab” bersama Senat Mahasiswa dan seluruh mahasiswa akan menjadi inovasi terbaru dalam kepemimpinan tahun ini. Thomas mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengadvokasikan suara mahasiswa.

“Nantinya akan ada kajian isu untuk membahas kebijakan kampus yang dirasa mencekik dan kita akan bersama-sama mencari solusi terbaik demi kesejahteraan mahasiswa,” tutup Thomas

 

Reporter: Ghaza Saputra

Editor: Istiana Agus Saputri

Post Comment