Wakil Ketua DEMA FST : Perekrutan Panitia PBAK FST Dilakukan Secara Transparan dan Bersih
BERITA

Wakil Ketua DEMA FST : Perekrutan Panitia PBAK FST Dilakukan Secara Transparan dan Bersih

MediaSolidaritas.com – Hari kedua Pengenalan Budaya dan Akademik Kampus (PBAK) 2022 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kampus Gunung Anyar telah terlaksana.

Salah satu Fakultas yang terletak di UINSA kampus Gunung Anyar, yakni Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menggelar pengenalan lingkungan fakultas di taman tengah depan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Kegiatan PBAK FST ini diikuti oleh 524 mahasiswa baru serta 46 panitia.

Menurut Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FST Berlinda Alveria Agusta perekrutan panitia PBAK khususnya di FST dimulai sejak bulan Agustus lalu.

Teknisnya, Setiap Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi di lingkup FST mengirimkan delegasi untuk mengikuti tes perekrutan tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya sangkaan “panitia titipan” yang berdasarkan pada organisasi dengan latar belakang tertentu.

Selain itu, mahasiswi dari Program Studi Teknik Sipil itu menuturkan bahwa FST berusaha melakukan pengkaderan dengan sistem yang sehat.

“DEMA FST berusaha meniadakan campur tangan politik di kalangan panitia PBAK FST. Intinya harus bergerak bersama pada seluruh elemen sehingga tercipta sistem yang bersih,”  ujarnya.

Menurutnya, jika ingin strukturalnya baik, maka sistem yang diciptakan dari bawah hingga atas harus secara transparan. Namun, dia juga menyadari bahwa hal tersebut membutuhkan waktu.

Namun, di sisi lain juga terdapat miskomunikasi antara pihak Universitas dengan Fakultas. Berlinda menerangkan bahwa FST telah merekrut banyak panitia PBAK. Namun pihak universitas menolak, pada akhirnya fakultas merasa kekurangan jumlah panitia yakni hanya 20 orang dan 20 dosen sedangkan FST terdiri dari 7 program studi.

“Kalau dari pengalaman tahun ini, semoga PBAK tahun depan lebih baik lagi. Antara pihak universitas dan fakultas tidak ada miskomunikasi. Kerjanya kalau pengen sukses, sukses bareng. Semoga kuota panitia ditambahi lagi. Karena 40 orang termasuk dosen itu masih kurang,” ungkap mahasiswi semester 7 tersebut. (Inez Illona Sari – Indi Nadiyah Talita)

Post Comment