Pemimpin Baru Dipilih, Siapkan Pendekatan Khusus Bagi Anggota
Tasha Faradilla Ramadhani (kiri) dan Dien Auliya Ramadhanti (kanan)
BERITA

Pemimpin Baru Dipilih, Siapkan Pendekatan Khusus Bagi Anggota

Mediasolidaritas.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Solidaritas Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya telah mengesahkan Pemimpin Baru periode 2026 melalui agenda Musyawarah Anggota (Musang) pada Kamis (17/12) di Gedung Graha Harakah, Gayungsari Surabaya.

Dalam acara yang diselenggarakan mulai pagi hari itu Tasha Faradilla sebagai Pemimpin Umum tahun 2025 menyerahkan estafet kepemimpinannya kepada Dien Auliya Ramadhanti. Perempuan yang akrab disapa Lili tersebut sebelumnya menjabat sebagai sekretaris redaksi periode 2025 dan kini terpilih menjadi Pemimpin Umum (PU) periode 2026.

Pada mulanya Tim Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyelenggarakan pemilihan via daring guna menentukan kandidat yang akan menjadi bakal calon PU LPM Solidaritas periode 2026. Usai melakukan penentuan Via daring itu Tim KPU menghasilkan tiga bakal calon kandidat yang akan beradu visi dan misi guna menjadi PU periode 2026. Pemungutan suara akhirnya dilaksanakan pada agenda persidangan Musyawarah Anggota (Musang) 2025.

Dien Auliya sebagai bakal calon Pemimpin Umum periode 2026 tidak menyangka bahwa dirinya akan terpilih. Dirinya mengusung tema kepemimpinan yang berkelanjutan dan pendekatan komunikatif sebagai upaya meningkatkan bounding antar anggota.

“Saya tidak menduga bahwa saya akan menjadi Pemimpin Umum. Karena menurut saya pemimpin umum memiliki ciri khas dari setiap periodenya,” ujar perempuan prodi Tasawuf dan Psikoterapi (TP) itu.

Dalam wawancaranya Dien Auliya menuturkan beberapa komitmen untuk program kerja satu periode kepemimpinannya. Hal itu akan dimulai dari salah satu komitmennya yakni melakukan sistem pendekatan pada anggota calon magang (camag) 2025 LPM Solidaritas guna mengetahui titik fokus mereka ada dimana. Agar hal tersebut dapat diarahkan dan bisa meminimalisir seleksi alam.

Tasha Faradilla sebagai Pemimpin Umum LPM Solidaritas 2025 menuturkan tanggapannya usai menyerahkan estafet kepemimpinan pada PU 2026 LPM Solidaritas.

“Sebelumnya aku masih ada tanggung jawab sebagai Dewan Pendamping yang bisa memberikan saran maupun arahan pada pemimpin umum tahun depan,” tutur perempuan berjilbab coklat tersebut.
Tasha juga menyampaikan ungkapan syukurnya bahwa agenda Musang tahun 2025 berjalan dengan lancar seharian. Meskipun ada beberapa hal yang perlu ditinjau Kembali tapi hal tersebut dapat mencukupi untuk Musyawarah hari ini.

Penulis : Adelia Putri Salsabila, Aulia Fadzilatul Ilmi

Post Comment